Mei 28 2009
kenapa tidak ada berita ?
duaminggu ini memang tdk ada berita, ada beberapa alasan yang mungkin subjektif tapi ckp mengganggu ;
Pertama, bebrapa stement kesaya sudah mengarah pada tuntutan pribadi. Padahal soal penjualan dan yang memegang uang penjualan adalah kurator dan kondisi makra, jadi saya tidak mau masuk menjadi tanggung jawab pribadi seperti beberapa sms dan steman dalam komentar. Contoh saja ; Me4mang penjualan GSE sudah selsai, namun baru dibayar 1 milyar dan sisanya 1,3 M belum dibayar sebelum ada jaminan bahwa semua barang dapat dibawa keluar dari bandara dimana wilayah tersebut adalah kompetemnsi Aangkasa Pura dan hutang kita pada mereka sebesar & M lebih, sehingga sampai skrag masih dalam tahap nego.
Kedua, ada kondisi makro dimana penawar menurun drastis karena memang kon disi pernebangan sedang lesuh. Penawar spare part baru bebeapa perusahaan saja dan nilai tidak lebih dari 2 M.
Ketiga, kepentingan dengan kriditur lain seperti tiket dan agent travel yg sampaui skrang masih harus nego dan minta pertimbangan hakim, walau kurator sudah meminta dibayarkan untuk jkaryawan.
Secara moral memang kami bertanggunmg ajwab dan sampai sekrang masih meminta untuk dipercepat, namun ada kondisi makro dan diluar kemampuan yang harus juga m,enjadi pertimbangan.
Mohon kepada kwan2 yang sms atau komment seolah2 menuntut, untuk juga bisa hadir dalam sidang kurator di PN, atau kita sama laghi menghadap hakim pengawas. Namun kondisi bahwa asset yang terjual ada kendala pembayaran adalah fakta nyata.
Tuntutan kita dan sudah di setujui kurator adalah ; BAGIKAN KEPADA KARYAWAN BERAPAPUN UANG UANG SUDAH ADA, dan ini sudah menjadi komtmen. Dalam minggu ini berapapun dapat akan dibayar kemasing-masing karyawan.
Jadi inilah mengapa saya deikit hati2 memberi komentar karena takut menjadi wacana liar dengan berbagai kepentingan. Soal uang yang masuk dan terjual mulai minggu ini sudah bisa di akses di panitera PN jakarta Pusat.